• Hubungi Kami(024) 7613904
  • Login

Momentum Hari Santri Nasional, SDN Purwoyoso 02 Teguhkan Semangat Keislaman dan Nasionalisme

Rabu, 22 Oktober 2025 | 08.00 WIB

 

 

Semarang – SDN Purwoyoso 02 memperingati Hari Santri Nasional 2025 dengan menggelar apel pagi yang berlangsung khidmat di halaman Sekolah pada Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, siswa, para guru, tenaga kependidikan (GTK), serta seluruh siswa-siswi SDN Purwoyoso 02. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjuangan santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan nasionalisme.

 

Apel dimulai dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh salah satu siswa yang disambut dengan suasana hening dan penuh penghayatan. Pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an tersebut mengawali rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan dan makna.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SDN Purwoyoso 02, siswa-siswi, membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia yang menekankan peran penting santri dalam sejarah perjuangan bangsa serta urgensi menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan di kalangan pelajar.

 

“Santri adalah cerminan perjuangan, keteguhan, dan pengabdian. Hari Santri ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga tradisi keilmuan yang berlandaskan agama untuk kemajuan bangsa.

 

Setelah sambutan, suasana apel semakin semarak dengan dinyanyikannya Lagu Hari Santri oleh seluruh peserta apel. Nyanyian tersebut menggema di halaman madrasah, menciptakan atmosfer kebanggaan dan semangat juang dalam memperkokoh nilai-nilai Islam serta cinta tanah air.

 

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu guru, memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT bagi seluruh SDN Purwoyoso 02. Melalui momentum ini, diharapkan para santri terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan agama dan bangsa.

 

Peringatan Hari Santri Nasional di SDN Purwoyoso 02 berlangsung lancar dan sukses, menjadi pengingat akan pentingnya meneladani semangat perjuangan santri terdahulu dalam mengamalkan nilai-nilai keislaman dan nasionalisme di kehidupan sehari-hari